Sate Kambing H. Giyo

 

 

 

 

 

 

Kemarin Rabu, 9 Juli 2014, sehabis nyoblos, saya diajak teman kost saya, Sandy untuk menemaninya ke daerah Cakung dan Kampung Makassar. karena berangkatnya sudah sore (sekitar jam 4), kami lantas ngobrolin bakalan berbuka di mana? Akhirnya, dlaam perjalanan dari Cakung ke Kampung Makassar, Sandy mengajakku untuk berbuka dengan santapan Sate Kambing. Oke,,, saya setuju saja soalnya kata Sandy satenya enak.

Nah, sehabis Maghrib, setelah semua urusan di Kampung Makassar kelar, kami langsung menuju ke lokasi. Ini dia penampakan Sate Kambing H. Giyo. Lokasinya di Kebon Nanas. Per porsi (10 tusuk) harganya 42ribu rupiah. Endesss.

IMG_20140709_193018

Meet n greet with Maher Zain

 

Alhamdulillah, dapat kesempatan meet n greet with Maher Zain di kuningan City hari Selasa kemarin (1 Juli 2014).

 

Sebagai salah satu pemenang kuis twitter, saya berhak foto bareng Maher. Yeaahhh 

Suasana Ramadhan di Kost

Ramadhan kali ini intensitas kumpul-kumpul dengan teman kost semakin meningkat. Mulai dari sahur bareng, buka bareng, ke masjid bareng, sampai dengan safari taraweh bareng. 

 

Foto ini salah satunya: makan malam bareng selepas traweh bersama teman-teman kost. 

Image

Badminton

Sudah sebulan kami rutin main badminton. Ini personilnya: Arif, Faiz, Agni, Riko, Dimas, & Sandy. Sebenarnya ada 2 lagi, Diaz sama Gusti.
Go Go Go…. Badminton Tegalan 11A.

Diklat AKSI UKI

Sabtu, 21 Juni 2014

Kamar Kost Tegalan 11A saat hujan. Habis baca blog teman, saya tiba-tiba ingin menulis. Menulis apa saja sambil menikmati hujan. 

Seminggu kemarin saya menjalani diklat/training di BPPK Purnawarman. Diklat itu berjudul Diklat Akselerasi Implementasi Unit Kepatuhan Internal (AKSI UKI). Awalnya bukan saya yang akan menjalani diklat ini. Namun, karena alasan tertentu saya akhirnya ditunjuk untuk menggantikan teman saya. Well, di tengah kondisi saya yang sedang malas bekerja dan malas ngapa-ngapain di kantor, lumayanlah bisa refreshing sejenak meninggalkan kantor. 

Hari pertama diklat, saya berangkat pagi dari kost. Naik busway dari Halte Tegalan, lanjut transit di Matraman. Rupanya jam 6.15 pagi sudah sangat padat antrean di Halte Matraman II. Salut dengan orang-orang yang berangkat pagi. 
Sampai di lokasi diklat, ketemu teman kuliah saya waktu D4 STAN, Sidik. Dan…. ketemu juga dengan Dhimas, anak Itjen yang dulu sempat jadi anggota Kelompok Dinamika tahun 2005. Kami pun sarapan bareng di Warung Podjok 99. Setelah itu kami mengikuti pembukaan diklat bersama Inspektur VII, Itjen.

Selesai pembukaan, kami masuk ke ruang kelas. Mengikuti pre test dan serangkaian materi perkuliahan. Pengajar materi hari pertama ada 2 orang dosen yang saya kenal, yaitu Pak Mangasa Simatupang dan Pak Mokhtar Yahya. Seperti biasa, Pak Mokhtar mengajar dengan caranya yang sederhana namun nempel di otak.

Dan…. waktu pulang pun tiba. Saya pulang sendirian dengan busway dari halte Masjd Agung. Sampai di kost jam setengah 7 dalam kondisi capek dan berkeringat. Usai mandi dan sholat, terima whatsapp dari Diaz yang menawarkan makan bebek. Mau banget!!! Kami pun makan malam bersama di kamar. Ah, nikmatnya…. 

Hari kedua, saya mulai bosan dengan diklat…. semakin ngantuk di kelas. Apalagi materi diklatnya cukup berat, berbau audit yang nggak sesuai dengan passion saya. Yang kutunggu-tunggu cuma sesi coffe break, makan siangm dan coffee break lagi dan waktu pulang. Fyuhhh….

Pulang diklat saya ke Istora untuk menonton hari pertama Indonesia Open. Saya beli tiket kelas 1 seharga 10ribu. Cukup banyak pertandingan yang bisa saya nikmati dari jam 5 sore sampai dengan jam 11 malam. Pulangnya saya naik mikrolet C01 sampai dengan Bundaran HI dan nyambung bus 213 sampai Matraman. Sampai kost nonton Piala Dunia di kamar Diaz, pertandingan Aljazair vs Belgia sampai ketiduran. Pertandingan berakhir  dengan kemenangan Aljazair.

Hari ketiga diklat, semakin bosan. Untungnya teman-teman diklat banyak yang lucu sehingga suasana di kelas cukup cair. Ada Mbak Tyas dan Mbak Cheti dari Biro Perlengkapan yang saling lempar joke sepanjang diklat. Sepulang diklat, kembali ke IStora menonton pertandingan Babak I Indonesia Open. Di Istora ketemu Teguh Warsito (BKF). Kami pun foto-foto. Saya malah sempat foto dengan Viktor Axelsen, pemain Denmark. 

Hari keempat…… 

 

Hari terakhir diklat, saya sengaja berangkat siang. Sampai di BPPK jam setengah 9 dan tidak langsung masuk kelas, tapi malah sarapan di warung podjok 99. Masuk ke ruangan baru sebentar langsung coffee break. Sebelum sesi istirahat siang sempat maju presentasi, namun presentasinya salah…. Yah, yang penting dapat cokelat. 

Sorenya, post test dan penutupan diklat. Sebelum penutupan, ada kesan pesan dari perwakilan peserta tiap angkatan. Untuk angkatan saya, yang mewakili, Pak Agung dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Beliau sangat terkesan dengan diklat ini dan merasa waktunya terlalu pendek.

Pada saat penutupan, diumumkan peserta terbaik diklat. Dan, ternyata saya meraih peringkat ke-3. Gak nyangka juga, padahal di kelas cukup pasif. Peringkat 2, Pak Riza sudah pulang sehingga diwakilkan oleh Tanzil, sementara peringkat 1, Pak Marjanto dari KPPN Jakarta 1.  Lumayanlah ya, dapat hadiah dan salaman dengan Kepala Pusdiklat Keuangan Umum. …. Dan…. selesailah diklat AKSI UKI angkatan 22 ini.

 

 

 

 

 

 

SLTP 1 Kemiri Kelas I B Tahun 1997/1998

Urutan Absen:

1-48

Agus Nursalim, Agus Sofyan, Ali Mahmud, Amrin Susanto, Ari Susanah, Badriyah, Besty Puspita Sari, Dwi Wijayanto, Faizin, Fuqaidil Khirom, Genduk Wijiyanti, Gunawan, Hartono, Hariyanto, Hariyanti, Indah Wahyuni, Khoiriah, Lanjar Lestari, Latifah, Manisem, Martono, Mugiyono, Pamuji, Parman, Paridin, Prayitno Putro, Restu Andriyanto, Romini, Rokhiyatun, Rukun Abadi, Saryanto, Satyamuni Takweka, Siti Nurhidayati, Siti Yuniati, Sri Aminah, Sri Murni Puji Astuti, Sumiarsih, Suminah, Sumiyatun, Suwarsiyati, Titi Ernawati, Tri Puji Lestari, Tuzilawati, Wachori, Wahyono, Waluyo, Waras, Winasty Nova Widiarti.