One Night Stay in Swiss Belinn Airport Jakarta

Alhamdulillah, malam minggu kemarin saya dan teman saya, Sandy menginap di Hotel Swiss Belinn Airport, Jakarta. Saya mendapatkan kesempatan menginap gratis di hotel ini setelah memenangkan kuis dari twitter @getawaymagz.

Hotel berbintang tiga ini cukup oke. Sayang, nggak ada kolam renang. Kekurangan lain adalah tempat fitness baru dibuka jam 9 pagi. So, kami yang udah rapi jali buat siap-siap fitness dari jam 6 pagi akhirnya batal ngegym. Kekurangan lain: air kran kurang deras mengalir. jadinya pas mandi butuh waktu lama buat membersihkan busa-busa sabun yang menempel cantik di tubuh.

Tapi ya namanya juga gratisan, disyukuri saja ya…. hehehe.

Swiss Belinn Airport

IKEA Indonesia, Featuring Scandinavian modern style furniture and accessories.

Hari Minggu kemarin, saya & Sandy mampir di Mall Baru di kawasan Alam Sutera yang bernama IKEA. Mall ala ala Swedia ini merupakan mall yang menyediakan berbagai macam keperluan dan perabot rumah tangga.

Lokasi mall cukup gampang diakses. Terletak di kawasan Alam Sutera, Tangerang sehingga bisa dijangkau dengan berbagai macam kendaraan.

Dasar orang Indonesia ya, setiap ada tempat yang lagi ngehits, pasti langsung diserbu pengunjung. Tak terkecuali dengan IKEA. Pas kami ke sana kemarin, terlihat antrean mobil yang akan parkir sepanjang antrean jodoh.

IMG_20141019_125714

Nutrilite Run 2014 #Nutriliterun2014 “Raise Your Hand, Fight Global Childhood Malnutrition”

Lomba lari yang saya ikuti kali ini berawal dari kuis yang diadakan oleh twitter @rdindonesia, di mana saya memenangkan hadiah tiket Nutrilite Run. Setelah mendapatkan racepack lari, saya masih galau apakah akan ikut bertanding atau tidak. Penyebab utamanya sih masalah jarak. Lomba ini akan digelar di The Breeze BSD. Wah, lumayan jauh ya dari Matraman, kost saya saat ini.

Hingga kemudian saya posting foto racepack Nutrilite ke akun instagram saya. Niatnya sih buat gaya-gayaan aja. Eh, ternyata dapat komentar dari tante saya bahwa kakak tante saya ikutan acara ini. Nanti mampir ke rumah ya kalau jadi lari.

ooo… dari situ kemudian saya mencari cara gimana biar bisa ikutan. Tante saya pada H-1 ada acara di tempat lain sehingga saya nggak bisa nginap di rumahnya. Ada usaha, pasti ada jalan. Ketika asyik membahas acara ini di kantor, rekan seruangan saya mengusulkan untuk menginap di rumah Mas Indra. Wah…. boleh juga tuh.

H-1 perlombaan, sekitar ba’da asar, saya berangkat ke rumah Mas Indra dengan naik kereta commuterline jurusan Manggarai-Sudimara. Sampai di stasiun sudimara, saya minta dijemput Mas Indra. Kami lantas makan malam di sebuah warung sate khas Solo. Kami makan tongseng dan sate kambing yang cukup nendang rasanya. maknyus….

Sepulang makan, kami pun menuju rumah Mas Indra di kawasan Vila Dago Pamulang. Rumahnya enak dan cukup luas. Mas Indra tinggal sendiri karena masih single. Pantesan saja Mas Indra sering kesiangan. Habis nyaman banget buat tidur dan bermalas-malasan. Plus nggak ada yang mbangunin! hehe….

Pagi hari menjelang subuh saya sudah bangun dan langsung mandi. Selesai mandi, Mas Indra sudah terjaga juga rupanya. Setelah membersihkan badan dan sholat, jam 5 kami berangkat menuju lokasi lomba di The Breeze, BSD City.

Sempat nyasar karena memang baru pertama kali ke daerah ini, namun akhirnya kami sampai di lokasi. Mas Indra hanya mengantar saja tanpa ikut lari. Kami pun berpisah dan say good bye…. Terima kasih, Mas.

Jam menunjukkan pukul 05.45 artinya sebentar lagi akan dimulai start lomba #Nutriliterun2014. Saya menitipkan tas ke tempat penitipan dan segera bergabung dengan para peserta lain. Saat sedang jalan menuju garis start 5K, saya disapa Tante saya. Jadilah kami foto-foto narsis sebelum lari.  Btw, #Nutriliterun2014 dibagi menjadi 3 kategori, yaitu 8 Miles, 5K, dan Fun Run. Setelah cukup puas bernarsis dan berselfie ria, kami berpisah sementara. Saya menuju barisan peserta lomba 5K, sementara tante saya bergabung dengan peserta Fun Run.

Start pertama adalah untuk peserta 8Miles diikuti 5K dan kemudian Fun Run paling belakang. Saat start, jam di HP saya menunjukkan pukul 06.24 WIB.

Saya memulai lari dengan kecepatan cukup tinggi. Terbawa arus! agak ngeri juga nih kalau sampai nafas saya habis di kilometer awal. Benar saja, menjelang kilometer kedua, saya kehausan dan ngos-ngosan. Saya pun mengambil air yang ditawarkan panitia di pinggir jalan. Setelah minum, stamina saya agak baikan dan  saya terus berlari. Kilometer ketiga, lewat. 60%,,,, oh…. capek…. tapi saya tetap bertekad untuk terus berlari….. kilometer 4,,,, lewat. Menjelang garis finish, panitia menyemangati. AYo, salip cewek baju hitam! saya pun berpacu dan berhasil melewati beberapa pelari menjelang garis finish. Jam di HP saya menunjukkan pukul 06.49 saat saya melewati garis finish. alhamdulillah…. ini berarti salah satu catatan waktu terbaik dari beberapa lomba yang saya ikuti.

Saya kemudian jalan-jalan santai di seputar lokasi dan mengikuti beberapa game. Sekitar 1 jam kemudian, tante saya menelpon dan mengajak foto bareng. Puas keliling-keliling, kami pun memutuskan untuk pulang. Tapi sebelumnya kami sempatkan shopping dong, membeli beberapa pakaian olahraga yang cukup murah.

Selesai blanja-blenji celana dan kostum olahraga, dengan mobil tante, kami mampir sarapan sop pak No di Alam Sutra. Sop Ayam endesss. Mantep! Pantesan pembelinya ampe ngantri panjang. Recommended!

Habis sarapan, kami pun pulang ke rumah tante di kawasan graha raya. Di rumah ada adik tante, ranto. Ngobrol-ngobrol, mandi, nonton gosip, dan istirahat sejenak, kami lantas cabut habis zuhur. Tante lagi ada acara di rawamangun, jadinya saya sekalian nebeng pulang. hihi….

IMG_20140928_090826 IMG_20140928_065856

Sate Kambing H. Giyo

 

 

 

 

 

 

Kemarin Rabu, 9 Juli 2014, sehabis nyoblos, saya diajak teman kost saya, Sandy untuk menemaninya ke daerah Cakung dan Kampung Makassar. karena berangkatnya sudah sore (sekitar jam 4), kami lantas ngobrolin bakalan berbuka di mana? Akhirnya, dlaam perjalanan dari Cakung ke Kampung Makassar, Sandy mengajakku untuk berbuka dengan santapan Sate Kambing. Oke,,, saya setuju saja soalnya kata Sandy satenya enak.

Nah, sehabis Maghrib, setelah semua urusan di Kampung Makassar kelar, kami langsung menuju ke lokasi. Ini dia penampakan Sate Kambing H. Giyo. Lokasinya di Kebon Nanas. Per porsi (10 tusuk) harganya 42ribu rupiah. Endesss.

IMG_20140709_193018

Meet n greet with Maher Zain

 

Alhamdulillah, dapat kesempatan meet n greet with Maher Zain di kuningan City hari Selasa kemarin (1 Juli 2014).

 

Sebagai salah satu pemenang kuis twitter, saya berhak foto bareng Maher. Yeaahhh 

Suasana Ramadhan di Kost

Ramadhan kali ini intensitas kumpul-kumpul dengan teman kost semakin meningkat. Mulai dari sahur bareng, buka bareng, ke masjid bareng, sampai dengan safari taraweh bareng. 

 

Foto ini salah satunya: makan malam bareng selepas traweh bersama teman-teman kost. 

Image

Badminton

Sudah sebulan kami rutin main badminton. Ini personilnya: Arif, Faiz, Agni, Riko, Dimas, & Sandy. Sebenarnya ada 2 lagi, Diaz sama Gusti.
Go Go Go…. Badminton Tegalan 11A.

Diklat AKSI UKI

Sabtu, 21 Juni 2014

Kamar Kost Tegalan 11A saat hujan. Habis baca blog teman, saya tiba-tiba ingin menulis. Menulis apa saja sambil menikmati hujan. 

Seminggu kemarin saya menjalani diklat/training di BPPK Purnawarman. Diklat itu berjudul Diklat Akselerasi Implementasi Unit Kepatuhan Internal (AKSI UKI). Awalnya bukan saya yang akan menjalani diklat ini. Namun, karena alasan tertentu saya akhirnya ditunjuk untuk menggantikan teman saya. Well, di tengah kondisi saya yang sedang malas bekerja dan malas ngapa-ngapain di kantor, lumayanlah bisa refreshing sejenak meninggalkan kantor. 

Hari pertama diklat, saya berangkat pagi dari kost. Naik busway dari Halte Tegalan, lanjut transit di Matraman. Rupanya jam 6.15 pagi sudah sangat padat antrean di Halte Matraman II. Salut dengan orang-orang yang berangkat pagi. 
Sampai di lokasi diklat, ketemu teman kuliah saya waktu D4 STAN, Sidik. Dan…. ketemu juga dengan Dhimas, anak Itjen yang dulu sempat jadi anggota Kelompok Dinamika tahun 2005. Kami pun sarapan bareng di Warung Podjok 99. Setelah itu kami mengikuti pembukaan diklat bersama Inspektur VII, Itjen.

Selesai pembukaan, kami masuk ke ruang kelas. Mengikuti pre test dan serangkaian materi perkuliahan. Pengajar materi hari pertama ada 2 orang dosen yang saya kenal, yaitu Pak Mangasa Simatupang dan Pak Mokhtar Yahya. Seperti biasa, Pak Mokhtar mengajar dengan caranya yang sederhana namun nempel di otak.

Dan…. waktu pulang pun tiba. Saya pulang sendirian dengan busway dari halte Masjd Agung. Sampai di kost jam setengah 7 dalam kondisi capek dan berkeringat. Usai mandi dan sholat, terima whatsapp dari Diaz yang menawarkan makan bebek. Mau banget!!! Kami pun makan malam bersama di kamar. Ah, nikmatnya…. 

Hari kedua, saya mulai bosan dengan diklat…. semakin ngantuk di kelas. Apalagi materi diklatnya cukup berat, berbau audit yang nggak sesuai dengan passion saya. Yang kutunggu-tunggu cuma sesi coffe break, makan siangm dan coffee break lagi dan waktu pulang. Fyuhhh….

Pulang diklat saya ke Istora untuk menonton hari pertama Indonesia Open. Saya beli tiket kelas 1 seharga 10ribu. Cukup banyak pertandingan yang bisa saya nikmati dari jam 5 sore sampai dengan jam 11 malam. Pulangnya saya naik mikrolet C01 sampai dengan Bundaran HI dan nyambung bus 213 sampai Matraman. Sampai kost nonton Piala Dunia di kamar Diaz, pertandingan Aljazair vs Belgia sampai ketiduran. Pertandingan berakhir  dengan kemenangan Aljazair.

Hari ketiga diklat, semakin bosan. Untungnya teman-teman diklat banyak yang lucu sehingga suasana di kelas cukup cair. Ada Mbak Tyas dan Mbak Cheti dari Biro Perlengkapan yang saling lempar joke sepanjang diklat. Sepulang diklat, kembali ke IStora menonton pertandingan Babak I Indonesia Open. Di Istora ketemu Teguh Warsito (BKF). Kami pun foto-foto. Saya malah sempat foto dengan Viktor Axelsen, pemain Denmark. 

Hari keempat…… 

 

Hari terakhir diklat, saya sengaja berangkat siang. Sampai di BPPK jam setengah 9 dan tidak langsung masuk kelas, tapi malah sarapan di warung podjok 99. Masuk ke ruangan baru sebentar langsung coffee break. Sebelum sesi istirahat siang sempat maju presentasi, namun presentasinya salah…. Yah, yang penting dapat cokelat. 

Sorenya, post test dan penutupan diklat. Sebelum penutupan, ada kesan pesan dari perwakilan peserta tiap angkatan. Untuk angkatan saya, yang mewakili, Pak Agung dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Beliau sangat terkesan dengan diklat ini dan merasa waktunya terlalu pendek.

Pada saat penutupan, diumumkan peserta terbaik diklat. Dan, ternyata saya meraih peringkat ke-3. Gak nyangka juga, padahal di kelas cukup pasif. Peringkat 2, Pak Riza sudah pulang sehingga diwakilkan oleh Tanzil, sementara peringkat 1, Pak Marjanto dari KPPN Jakarta 1.  Lumayanlah ya, dapat hadiah dan salaman dengan Kepala Pusdiklat Keuangan Umum. …. Dan…. selesailah diklat AKSI UKI angkatan 22 ini.