Gathering Openrice di Kitchenette Puri Indah

Sabtu, 21 November 2015 yang lalu saya mengikuti acara gathering openrice di Kitchenette, Puri Indah Mall. Acara berlangsung selama lebih kurang 2 jam. Di sana kami mencoba berbagai macam menu andalan Kitchenette yang tak dijumpai di resto lain.

Saya memilih minum mint & lemon untuk menyegarkan tenggorokan yang sedang kurang enak. Umm…. Rasa lemon & mint-nya sangat membekas. Ulalaa…..

 

Nilai: 9 dari 10 ya. Tempatnya pas buat ngumpul-ngumpul cantik bareng geng. Tapi kalau mau datang sendiri juga oke. Dijamin puassss. IMG_20151121_113707.jpg

Selamat menempuh hidup baru, Sandy & Anita

Sabtu, 17 Oktober 2015 yang lalu merupakan hari yang bersejarah buat sahabat saya, Sandy & Anita. Bertempat di gedung tribrata, Sukabumi mereka menggelar resepsi pernikahan. Saya datang memenuhi undangan mereka bersama dengan teman-teman kost dan yang lainnya. Ada Gusti, Diaz, Agni, Dimas, Reza, Rokhman, Aji, & Rahadiang.

Teriring doa tulus untuk kalian, barokallohu lakuma wabaroka ‘alaikuma wajama’a bainakuma fi khoir.

💜💕👏💞💕

SeIMG-20151017-WA0033

Garut Summer Run

Garut Summer RunSabtu – Minggu, 19 – 20 September 2015 kemarin, saya bersama sahabat-sahabat saya kembali lagi dan lagi ke Garut. Ya…. untuk kesekian kalinya kami kembali reuni di kota yang selalu membuat kami ingin datang lagi. Bedanya dengan perjalanan-perjalanan kami sebelumnya, kami tak lagi menginap di tempat Teh Ani. Hahaha…. karena kami sedang #terjebaklifestyle, maka kami memutuskan menginap di Hotel Tirtagangga yang tarifnya 14 juta saja (versi Agoda loh ya).

Sabtu…. berangkat dari Pool Primajasa Cawang sekitar jam 8 pagi, bersama Ndah dan Dian. Sampai di Garut sekitar jam 12. Kami lantas minum es goyobod di pertigaan Cipanas. Dari sana, kami menunggu Samhoed yang naik bus di belakang kami.

Setelah Sam datang, kami menuju hotel untuk check in. Sampai di sana, sholat …. lanjut cari makan siang. Tak lupa, saya janjian dengan Agie yang asli Garut dan sedang mudik. Kami pun akhirnya makan di Nasi Liwet Asep Stroberi. Di sana, kami memilih menu nasi bakar, ikan gurame, sambel goang, genjer, dan yang spesial tentu saja jus stroberi. Enaaaakkk!!!

Sorenya kami menyempatkan bertandang ke rumah Teh Ani di Leles. Pas ditanya Teh Ani kenapa nggak nginap di Teh Ani aja? kami jawab….nggak enak teh… kirain teteh mau pergi, masa kami ngobrak-ngabrik rumah teteh. Iya,,, info awal dari Gulam, teh Ani katanya mau kondangan ke Bandung. eh… ternyata kondangannya hari minggu. hahaha… ya gak papalah, kapan lagi kami menginap di hotel.

Pulang dari rumah Teh Ani, kami kembali ke hotel. Sudah malam. Saatnya dinner. Alhamdulillah, dari pihak hotel dapat voucher makan malam sekaligus sarapan pagi. jadinya kami makan malam di hotel. Selesai makan dan foto-foto, kami yang coewok-cowok (saya, rudi, dan sam) ngantuk. Kami pun kembali ke kamar. sementara yang cewek-cewek melanjutkan foto-foto dan berendam di kolam.

Minggu pagi, rencananya sih mau lari pagi. apadaya manusi berencana, Tuhan yang mennetukan hasilnya. niat bangun jam lima, tapi kantuk lebih menggoda. tidur lagi usai subuh. jam tujuh kami baru sarapan. jam delapan baru keluar hotel dan sudah panas.

Berenam, kami jalan kaki menuju gunung Guntur. saya dan sam memutuskan untuk lari-lari cantik. sementara yang lain foto-foto ala model. Hasil jepretan kamera iphone4 sam terbukti bagus. Garut yang sedang dilanda kekeringan rupanya menjadikan tampilan foto lari saya sangat eksotis bak pemandangan di Afrika. Yeaaa…. track larinya serasa lokasi syuting The Maze Runner: The Scorch Trials yang lagi heboh dengan Min Hoo nya itu. hahaha….  kapan-kapan mesti ke sini lagi pokoknya. Insyaallah.

Semarang Day 1.

Semarang Day 1

Weekend kemarin saya menghabiskan liburan di kota Semarang, Ibukota Jawa Tengah. Ditemani sahabat saya, Sandy Harselan Pradana, kami mengeksplorasi kota Semarang dari pagi sampai malam.

Kami berangkat dari Jakarta hari Jumat malam dengan kereta Menoreh. Tiba di Stasiun Semarang Tawang hari Sabtu jam 2 dini hari. Selanjutnya kami mencari taksi di depan stasiun untuk menuju ke lokasi penginapan pertama kami di kawasan Banyumanik. Penginapan kami bernama Guest House Arsonia yang menawarkan harga 200rb untuk kelas VIP.

Setelah sampai di penginapan, kami beristirahat karena masih ngantuk. Sekitar jam 7 pagi kami bangun dan memutuskan untuk lari pagi menuju kampus Universitas Diponegoro (undip). Dari penginapan lami harus naik angkot dua kali untuk sampai di Undip. Tarif angkot 3000/orang.

Di Undip, kami lari pagi sambil foto-foto. Kampus Sandy menimba ilmu ini ternyata sangat luas. Kami berlari sekitar 2,8km keliling antar fakultas. Di Undip kami sekaligus janjian dengan orang yang akan menyewakan motornya. Setelah dihubungi berkali-kali, orang yang akan menyewakan motor nggak datang-datang, ternyata dia meminta untuk menjemput motor di kantornya. Pada akhirnya, Sandy meminta tolong temannya untuk mengantarnya ke lokasi penyewaan motor. Sementara Sandy pergi, saya sarapan di warung depan Undip. Saya memesan nasi rames: nasi, oseng kacang, ikan pindang goreng, dan es teh manis.

Sandy datang dengan motor sewaannya. Setelah dia sarapan, kami lantas menuju ke penginapan untuk mandi dan bergegas check out untuk melanjutkan perjalanan. Tujuan pertama kami adalah Umbul Sidomukti. Kawasan wisata yang lokasinya di Ungaran, Kabupaten Semarang kami tempuh dengan berkendara sekitar 1 jam. Hawa dingin merasuk tulang. Segar!

di Umbul Sidomukti, Sandy berenang, sementara saya duduk-duduk memandang suasana orang lalu lalang. Setelah Sandy selesai berenang, kami berdua mencoba permainan tantangan. Meluncur ala flying fox, namun dalam keranjang, kemudian berlanjut jalan di jembatan Baduy. Selesai dari permainan, kami lantas ngopi-ngopi cantik di Pondok Kopi yang lokasinya lebih atas lagi. Dari Pondok Kopi kami bisa melihat panorama indah.

Sorenya kami chek in ke Hotel Star dan malamnya baru mencari makan malam di pinggir jalan di Warung Makan Mbak Tum. Menunya enakkk tenaaan.

Screenshot_2015-06-08-10-06-25 Screenshot_2015-06-08-10-06-37

Gede Pangrango Marathon 2015

Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya mengikuti kompetisi lari trail run yang menempuh jarak 21K. Awalnya, sempat ragu untuk ikut, tetapi begitu mengetahui sahabat-sahabat saya (Roy & Samhoed) juga mendaftarkan diri, saya akhirnya ikutan gabung. Ujung-ujungnya saya mengajak sahabat saya, Sandy untuk turut bergabung.

#agakribet

Hashtag ini sempat populer di kalangan kami karena memang persiapan untuk acara cukup ribet. Panitia berkali-kali mengirimkan email kepada kami yang berisi jadwal transfer uang, jadwal upload scan KTP, jadwal pengambilan racepack, dan apa saja keperluan yang harus dibawa, dsb, dsb, dst, dst…. Pokoknya banyaklah ya. Di sini kami menyebutnya #agakribet

Agak ribetnya lagi, saya yang waktu pengambilan racepack tak bisa datang sendiri, sehingga harus menguasakan kepada Sandy. Kaos bisa diwakilkan, tetapi nomor dada (BIB number) tak boleh dikuasakan. Alasannya, ada surat pernyataan yang harus ditandatangani oleh setiap peserta yang intinya Panitia bebas dari tuntutan bila peserta mengalami kematian.  (jadi ngeri ya). Tapi positifnya adalah, Panitia sangat detail dan ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap keselamatan kami calon peserta.

Memiliki sahabat yang baik hati adalah anugerah terindah yang pernah kumiliki. (lagu sheila on 7 keleusss). Samhoed yang kaya raya dan gemar bersedekah itu menawarkan untuk menginap bersama. Ya hayuklah! saya ngikut aja pokoknya orangnya. Jadilah Sam memesan kamar untuk bertiga di Wisata Agro Inkarla. Kata Sam, tempatnya recommended!

H-2, sebelum lomba, saya dan Sandy membeli beberapa perlengkapan. Kami keliling ke Kuningan City & Kota Kasablanka. Di Kuningan City, saya membeli jaket Reebok yang sedang sale, diskon 70%. Sementara Sandy membeli celana Nike. Sementara itu, via whattsapp, saya dapat info kalau Sam sudah membeli hydrobag. Gile…. mantap bener persiapannya. kami menyelesaikan transaksi belanja di Kokas, dan beralih ngemil malam di KFC Cikini. Dari KFC Cikini, saya dan Sandy lanjut ke Alfamidi Matraman.

***

H-1 (1 Mei), bertepatan dengan May Day…. saya dan Sandy berangkat! Cussss…. kami naik bus transjakarta dari Halte Tegalan. Karena saya nggak tahu jalan, ikut ajalah ya sama idenya Sandy. kami turun di halte BNN, dan transit ke Kampung Rambutan.  Dari Kampung Rambutan, kami menantikan kedatangan bus jurusan Cianjur. Deng deng…. setelah sekian menit berlalu, muncullah bus dengan merek Marita! Yessss… kami berdua naik dan dapat posisi agak lumayan enak. (agak pewe).
Bus sempat berhenti di daerah Cileungsi. Lapar, kami berdua pun turun bersamaan dengan para penumpang lain. Kami memesan popmie sebagai pengganjal rasa lapar yang melanda. Bus melanjutkan perjalanan ke Cianjur. Sekitar jam setengah 5 sore, kami tiba di penginapan. wusss… udara segar langsung merasuk tulang. Segera saja kami makan, sholat dan mengambil BIB number.

***
SamHoed baru sampai penginapan jam 7 malam. Rupanya dia sempat tertinggal bus. ah, ada-ada aja nih anak. kalau nggak telat, ya mepet. #nunun #agakribet hahahaha… Sampai malam kami bergosip ganteng di kamar. Saya seranjang dengan SamHoed, sementara Sandy sendirian.

***

Keesokan harinya, Sabtu 2 Mei 2015, waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Berbekal nasi goreng yang disediakan oleh pihak villa, kami berangkat menuju garis start. tak lupa kami bertiga berselfie ria di depan garis start.

Jam 6 tepat, lomba dimulai. Para peserta berbondong-bondong bak lebah meninggalkan garis start. Dan kami ikut di belakang. SamHoed jalan duluan, sedangkan saya dan Sandy santai-santai di belakang.

Medan yang berat dengan batu-batu terjal kami lewati. Pos pertama lewat, masih aman. Pos kedua, masih aman. Pos ketiga ….. ah….. Kapan ya sampai puncak? Kaki Sandy mulai kram, sementara bahu saya mulai terasa sakit. Yaaalloh, kuatkan kami…. Sekitar jam 11 siang kami sampai di Puncak Gunung Gede. Sandy mengabadikan beberapa momen dengan sentuhan tangannya yang artistik. Maaf ya, San…giliran saya yang moto, hasilnya jelek. maklum yahhh… nggak berbakat. hihi…

Kendati melewati cut off time yang ditentukan oleh Panitia, yaitu 7 Jam, saya merasa sangat bahagia karena bisa finish tanpa cedera. Terlebih lagi, sahabat saya, Sandy juga finish dengan selamat meskipun harus berdarah-darah (hahaa… enggak banyak sih darahnya), cuma lecet sedikit di lutut.  Terus terang, saya memang sangat mengkhawatirkan keadaannya selama event berlangsung karena saya yang “memaksa”nya untuk ikutan.🙂 Allohuakbar!

Sementara itu, dua sahabat saya yang lain, Samhoed dan Roy berhasil mendapatkan medali. Roy finish dalam waktu 5,5 jam, sedangkan Sam 7 jam 1 detik. Selamat ya, Sam & Roy!

IMG-20150502-WA0007 IMG-20150502-WA0009 IMG-20150502-WA0013

BALI, I’m Coming!

Kata sahabat saya, nanti di alam kubur kita akan ditanya sama Malaikat.

Siapa namamu? Apa agamamu? Sudah pernah ke Bali?

Hahaha….

Sepanjang 29 tahun umur saya, saya belum pernah ke Bali. Duit ada, tapi kok ya rasa-rasanya nggak begitu tertarik untuk ke sana.

Kalau tiba-tiba kamu menang kuis dan mendapatkan voucher menginap di hotel mewah, apakah kamu akan melewatkannya begitu saja?

Ya, enggaklah. Kesempatan belum tentu akan datang dua kali. Makanya, ketika saya memenangkan kuis menginap 3 hari 2 malam di Anantara Resort, akhirnya saya dan sahabat saya, Rokhman memutuskan untuk ke Bali.

Kami pun otak-atik tanggal keberangkatan. Rokhman yang memang sudah sering traveling kebagian jatah bikin itinerary,  memesan tiket pesawat, dan penginapan. Saya ngikut aja, secara pengalaman traveling saya masih minimalis.

jadilah kami berangkat ke Bali tanggal 17 Januari dan kembali ke Jakarta tanggal 20 Januari. Selama di Bali, kami mengunjungi beberapa objek wisata, antara lain Pantai Padang-Padang ()tempat lokasi syuting Eat, Pray, Love), Pantai Suluban, Pantai Pandawa, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pura Uluwatu, menyaksikan Tari Kecak, mengunjungi rumah kakak Rokhman di Jimbaran, dan terakhir belanja oleh-oleh di Krishna.

Tak lupa, kami berenang cantik di Infinity Pool Anantara yang mewah.