Gede Pangrango Marathon 2015

Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya mengikuti kompetisi lari trail run yang menempuh jarak 21K. Awalnya, sempat ragu untuk ikut, tetapi begitu mengetahui sahabat-sahabat saya (Roy & Samhoed) juga mendaftarkan diri, saya akhirnya ikutan gabung. Ujung-ujungnya saya mengajak sahabat saya, Sandy untuk turut bergabung.

#agakribet

Hashtag ini sempat populer di kalangan kami karena memang persiapan untuk acara cukup ribet. Panitia berkali-kali mengirimkan email kepada kami yang berisi jadwal transfer uang, jadwal upload scan KTP, jadwal pengambilan racepack, dan apa saja keperluan yang harus dibawa, dsb, dsb, dst, dst…. Pokoknya banyaklah ya. Di sini kami menyebutnya #agakribet

Agak ribetnya lagi, saya yang waktu pengambilan racepack tak bisa datang sendiri, sehingga harus menguasakan kepada Sandy. Kaos bisa diwakilkan, tetapi nomor dada (BIB number) tak boleh dikuasakan. Alasannya, ada surat pernyataan yang harus ditandatangani oleh setiap peserta yang intinya Panitia bebas dari tuntutan bila peserta mengalami kematian.  (jadi ngeri ya). Tapi positifnya adalah, Panitia sangat detail dan ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap keselamatan kami calon peserta.

Memiliki sahabat yang baik hati adalah anugerah terindah yang pernah kumiliki. (lagu sheila on 7 keleusss). Samhoed yang kaya raya dan gemar bersedekah itu menawarkan untuk menginap bersama. Ya hayuklah! saya ngikut aja pokoknya orangnya. Jadilah Sam memesan kamar untuk bertiga di Wisata Agro Inkarla. Kata Sam, tempatnya recommended!

H-2, sebelum lomba, saya dan Sandy membeli beberapa perlengkapan. Kami keliling ke Kuningan City & Kota Kasablanka. Di Kuningan City, saya membeli jaket Reebok yang sedang sale, diskon 70%. Sementara Sandy membeli celana Nike. Sementara itu, via whattsapp, saya dapat info kalau Sam sudah membeli hydrobag. Gile…. mantap bener persiapannya. kami menyelesaikan transaksi belanja di Kokas, dan beralih ngemil malam di KFC Cikini. Dari KFC Cikini, saya dan Sandy lanjut ke Alfamidi Matraman.

***

H-1 (1 Mei), bertepatan dengan May Day…. saya dan Sandy berangkat! Cussss…. kami naik bus transjakarta dari Halte Tegalan. Karena saya nggak tahu jalan, ikut ajalah ya sama idenya Sandy. kami turun di halte BNN, dan transit ke Kampung Rambutan.  Dari Kampung Rambutan, kami menantikan kedatangan bus jurusan Cianjur. Deng deng…. setelah sekian menit berlalu, muncullah bus dengan merek Marita! Yessss… kami berdua naik dan dapat posisi agak lumayan enak. (agak pewe).
Bus sempat berhenti di daerah Cileungsi. Lapar, kami berdua pun turun bersamaan dengan para penumpang lain. Kami memesan popmie sebagai pengganjal rasa lapar yang melanda. Bus melanjutkan perjalanan ke Cianjur. Sekitar jam setengah 5 sore, kami tiba di penginapan. wusss… udara segar langsung merasuk tulang. Segera saja kami makan, sholat dan mengambil BIB number.

***
SamHoed baru sampai penginapan jam 7 malam. Rupanya dia sempat tertinggal bus. ah, ada-ada aja nih anak. kalau nggak telat, ya mepet. #nunun #agakribet hahahaha… Sampai malam kami bergosip ganteng di kamar. Saya seranjang dengan SamHoed, sementara Sandy sendirian.

***

Keesokan harinya, Sabtu 2 Mei 2015, waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Berbekal nasi goreng yang disediakan oleh pihak villa, kami berangkat menuju garis start. tak lupa kami bertiga berselfie ria di depan garis start.

Jam 6 tepat, lomba dimulai. Para peserta berbondong-bondong bak lebah meninggalkan garis start. Dan kami ikut di belakang. SamHoed jalan duluan, sedangkan saya dan Sandy santai-santai di belakang.

Medan yang berat dengan batu-batu terjal kami lewati. Pos pertama lewat, masih aman. Pos kedua, masih aman. Pos ketiga ….. ah….. Kapan ya sampai puncak? Kaki Sandy mulai kram, sementara bahu saya mulai terasa sakit. Yaaalloh, kuatkan kami…. Sekitar jam 11 siang kami sampai di Puncak Gunung Gede. Sandy mengabadikan beberapa momen dengan sentuhan tangannya yang artistik. Maaf ya, San…giliran saya yang moto, hasilnya jelek. maklum yahhh… nggak berbakat. hihi…

Kendati melewati cut off time yang ditentukan oleh Panitia, yaitu 7 Jam, saya merasa sangat bahagia karena bisa finish tanpa cedera. Terlebih lagi, sahabat saya, Sandy juga finish dengan selamat meskipun harus berdarah-darah (hahaa… enggak banyak sih darahnya), cuma lecet sedikit di lutut.  Terus terang, saya memang sangat mengkhawatirkan keadaannya selama event berlangsung karena saya yang “memaksa”nya untuk ikutan.🙂 Allohuakbar!

Sementara itu, dua sahabat saya yang lain, Samhoed dan Roy berhasil mendapatkan medali. Roy finish dalam waktu 5,5 jam, sedangkan Sam 7 jam 1 detik. Selamat ya, Sam & Roy!

IMG-20150502-WA0007 IMG-20150502-WA0009 IMG-20150502-WA0013

2 thoughts on “Gede Pangrango Marathon 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s