Gunung Prau

Yeay!! Liburan Natal 2016 kali ini berkesempatan naik gunung lagi. Lagi? iya, lagi…. sebulan ini udah 2 kali lho naik gunung. Mau jadi apa hidupku ini?

Okay, pendakian kali ini saya bergabung dengan kedua Bu Lik saya, Triyani dan Kasiani serta 4 orang lainnya, Bang Aank, Bang Noenk, Mbak Liza, dan Aa’ Hadi.

Singkat kata singkat cerita pendakiannya berjalan menyenangkan. Trek Pathak Banteng benar-benar bikin happy. Jalurnya sudah jelas banget kok. Tinggal lurusss selurus rambut Mbak Anggun. Start dari basecamp sekitar jam 09.30, sampai di Puncak jam 13.00 lewat dikit sih. kenapa lama? tentu saja banyak foto.

Sepanjang perjalanan bertemu banyak pendaki lain. Ada rombongan ABG gahul yang kita semangatin. “Semangat kakak!” eh, mereka nyahut… semangat saja tidak cukup, Kak. ahahaha… iyasih, butuh energi ekstra coy. ada lagi pendaki yang bilang, 5 menit lagi sampai. Iya, sampai sesampainya aja .

Begitu sampai di tenda, menyiapkan bahan untuk masak-masak. Saya males keluar tenda karena saking dinginnya udara. Malam cuma keluar buat buang air kecil.

And …. keesokan harinya dapat Golden sunrise!! Inilah beberapa foto keindahan dari Puncak Prau. Kalau sudah begini, yakin betah di rumah aja?

Advertisements

Pendakian Gunung Guntur 2-4 Desember 2016

2-4 Desember 2016, saya bergabung dengan kedua Bu Lik saya, Triyani dan Kasiani mengikuti trip ke Gunung Guntur. Saya juga mengajak sahabat saya, Uda Rio. Kami berangkat dari Jakarta  hari Jumat tengah malam sekitar pukul 22.30 dari meeting point di Pom Bensin Palmerah. Naik mobil tronton TNI dengan 28 orang lainnya. Uyel-uyelan udah kayak sarden yah. Singkat cerita, abang sopir mengendarai tronton dengan kecepatan maksimeum. Kami tiba di Garut, pada hari Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Karena lapar, saya memesan indomie goreng di warung Bu Tati. Beberapa peserta melanjutkan tidur ayam yang tertunda sepanjang perjalanan Jakarta – Garut.

Pendakian dimulai sekitar pukul 05.00 WIB.  Sepanjang perjalanan banyak view menarik dan menjadi objek foto yang instagramable. Kami tiba di Pos 3 sekitar pukul 09.30 WIB. Lega rasanya melewati semak belukar dan trek yang cukup sulit. Kami pun beristirahat menuju tenda yang telah disiapkan Panitia. Sempat tidur sebentar, acara dilanjutkan dengan masak-masak untuk makan siang. Makan siang ala kadarnya: nasi, sop, tempe goreng, dan ikan asin serta sambal yang dibawa Bu Lik saya. Makan apa aja rasanya enak kalau di gunung. Malam harinya kami duduk-duduk menikmati pemandangan Kota Garut dari ketinggian. Kerlap-kerlip lampu membuat romantisme malam minggu tersendiri. Kami bercanda tawa sampai sekitar jam 20.00 saat makan malam siap.

Jam 02.30 hari Minggu pagi kami dibangunkan untuk bersiap menuju Puncak. Saya sempatkan ke kali untuk cuci muka, sikat gigi, dan berwudhu. Udara dingin menyeruak. Sekitar pukul 03.30 kami berangkat menuju Puncak. Dengan bantuan headlamp, kami mendaki dalam gelap dengan pelan-pelan melewati jalanan berkerikil nan licin. Khawatir terpeleset dan terperosok ke jurang sih ya.  Azan subuh terdengar di tengah perjalanan. Saya menyempatkan sholat di antara rerumputan dengan posisi miring. Selepas sholat, saya mengejar teman-teman dan melanjutkan pendakian. Matahari mulai memancarkan sinarnya saat kami tiba di puncak. Sunrise. Alhamdulillah… berkesempatan untuk menikmati indahnya lukisan alam Yang Mahakuasa. Di atas, kami mengambil banyak foto untuk mengabadikan momen. Kami juga sempat merekam video ala Mannequin Challenge yang sedang kekinian. Sekitar jam 09.00 kami turun, kembali ke tenda di Pos 3. Perjalanan turun tak kalah susah dengan perjalanan naik. memang sih saya bisa meluncur/prosotan di kerikil. Tapi, beberapa kali saya terpeleset…hampir kebablasan.  Sampai di pos, saya mandi di kali, ganti baju dan kembali ke tenda. Menu sarapan kali ini enak banget, sarden, mie goreng, dan kering tempe.

Jam 11 kami turun dari Pos 3. Sekitar jam 13 kami sampai di basecamp.  Mandi, istirahat, sholat, kemudian kami melanjutkan perjalanan ke terminal Guntur naik colt buntung. Mengenang zaman SD. Bahagia. Kami kembali ke Jakarta dengan bus Primajasa jurusan Garut – Lebakbulus. Saya turun di Pasarrebo sekitar pukul 21.00. Terima kasih, abang-abang Panitia dan teman-teman baik selama perjalanan. Seampai jumpa di trip selanjutnya. Insyaallah.